Serius Sejenak : akankah Perkataan Tuhan "ENYALAH" tertuju pada kita ?

24 01 2009

Pada waktu itulah Aku akan berterus terang kepada mereka dan berkata:
Aku tidak pernah mengenal kamu! Enyahlah dari pada-Ku, kamu sekalian
pembuat kejahatan!”( Mat 7:23)

Kita telah mengenal-Nya, kita memanggil-Nya Tuhan & kita melakukan
banyak mujizat demi nama-Nya, tetapi Tuhan tidak pernah mengenal kita
(waduh sedih ngak ya ?, iya lah masa iya dong ), Siapakah yang akan di
kenal Yesus ?, Rasul Paulus menulis, ” Tetapi orang yang mengasihi
Allah, ia dikenal oleh Allah” (1 Kor 8:3), oh.. ternyata Allah
mengenal orang yang mengasihi-Nya ?!

Kita mungkin akan berkata: ” Aku mengasihi Allah tau ..!.aku hanya
ngak mengasihi saudaraku yang telah menyakiti hatiku”, jika demikian
maka kita tertipu, pendusta & kita tidak mengasihi Allah, karena ada
tertulis :”Jikalau seorang berkata: “Aku mengasihi Allah,” dan ia
membenci saudaranya, maka ia adalah pendusta, karena barangsiapa tidak
mengasihi saudaranya yang dilihatnya, tidak mungkin mengasihi Allah,
yang tidak dilihatnya. Dan perintah ini kita terima dari Dia: Barang
siapa mengasihi Allah, ia harus juga mengasihi saudaranya”
(1Yoh.4:20-21) pake kata harus lagi !

Tipuan adalah hal yang sangat mengerikan karena jika kita tertipu maka
kita percaya dengan segenap hati bahwa kita benar, kita mempercayai
sesuatu padahal sebenarnya tidak demikian, jika kita menolak untuk
mematuhi Firman itu berarti kita menipu hati kita sendiri

sangat menarik perhatian bahwa banyak orang yang akan berharap masuk
sorga tapi di tolak dan Yesus juga berkata bahwa pada saat ini yaitu
Akhir Zaman : “banyak orang akan murtad dan mereka akan saling
menyerahkan dan saling membenci”(Mat 24:10), Banyak orang Kristen
sangat tersiksa oleh sikap tak mengampuni sehingga berharap kematian
akan medatangkan kelegaan, kita harus segera dapat mengatasi sikap tak
mengampuni ini sekarang juga.

Tuhan Yesus juga telah menjelaskan bahwa jika kita ogah mengampuni
maka kita juga ogah di ampuni oleh Tuhan, perlu di ingat bahwa Tuhan
bukan seperti kita, Tuhan bersungguh-sungguh dengan ucapan-Nya, ini
mungkin jarang di temukan di dalam gereja, sebagai gantinya banyak
dalih di kemukakan untuk menaruh sikap tidak mengampuni, kita
menganggap sepele sikap tidak mengampuni itu & bahkan dosa tidak
mengampuni kita anggap lebih kecil dari dosa lain, tapi yang jelas
jika kita tidak mengampuni maka kita tidak akan mewarisi Kerajaan
Allah bersama dengan mereka yang melakukan dosa-dosa lain. (etss jgn
KLIK DEL dulu)

Mungkin juga kita menganggap dan berpendapat ini kabar yang keras,
tetapi kita harus belajar melihatnya sebagai kabar kemurahan &
peringatan, bukan kabar hukuman yang berat, Maukah kita di templak
Roh Kudus sekarang utk mengalami pertobatan sejati dan pengampunan ?,
atau kah kita lebih suka menolak untuk mengampuni lalu mendengar Tuhan
berkata : “Enyalah” ketika saat itu kita tidak dapat bertobat lagi ?,
mari kita membuka hati kita utk mengampuni sesama seberapa berat &
besar pun kesalahan itu dengan mengajak Roh Kudus utk menuntun kita,
percaya lah beban akan terasa terangkat & memberikan kelegahan bagi
kita, selamat bersukacita, Haleluya, Amin

Pdt. Berta Asri

__._,_.___


Aksi

Information

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s




%d blogger menyukai ini: