Seumur Hidup Jadi Tongkat Bagi Ibunda

23 01 2009

Seumur Hidup Jadi Tongkat Bagi Ibunda

— Hawa udara di Changchun , Tiongkok, sangatlah dingin. Li Yuanyuan memanggul
sang ibu yang lumpuh kedua kakinya sambil menggendong putrinya yang berusia dua
tahun buru-buru ke rumah sakit karena sang ibu terkena serangan jantung lagi.
Orang-orang yang berlalu lalang di jalan memandang mereka bertiga dengan mata
terbelalak, semua takjub melihat seorang wanita yang kelihatannya kurus lemah
justru memiliki tenaga untuk memanggul satu orang sambil menggendong satu
lagi…….

Menurut laporan “City Evening Post”, di pagi buta, 13 Pebruari 2008, Li
Yuanyuan telah memakaikan baju bagi anak dan sang ibu yang baru sembuh dari
sakitnya. Jam 10 pagi, Yuanyuan berjongkok di depan sang ibu, meletakkan kedua
kaki ibu di pinggangnya lalu memanggul sang ibu, kemudian menggendong putrinya
yang berdiri di atas tempat tidur.

Kedua tangan Yuanyuan dipakai untuk menyangga sang ibu, sedangkan sang ibu
membantu merangkul cucunya mengitari leher Yuanyuan. Dengan cara inilah tiga
orang tersebut saling berangkulan dengan susah payah keluar dari rumah sakit.
Sang ibu telah lumpuh selama 21 tahun, selama 21 tahun itu pulalah Yuanyuan
terbiasa memanggul sang ibu keluar masuk rumah sakit.

Ketika Yuanyuan berusia 7 tahun terjadilah sebuah kecelakaan lalu lintas yang
benar-benar telah merubah kehidupannya. Karena kecelakaan ini ibunda mengalami
kelumpuhan pada kedua kaki yang diperparah dengan menghilangnya sang ayah. Sejak
saat itu, Yuanyuan menjadi tulang punggung rumah tangga. Karena tidak ada
penghasilan Yuanyuan menghidupi keluarga dengan menjadi pemulung, uang hasil
kerja kerasnya habis terpakai untuk mengurus sang ibu.

Rasa bakti Yuanyuan kepada orang tua sangat menyentuh hati para tetangga,
banyak tetangga yang dengan sukarela memberi bantuan kepada sang ibu dan
putrinya ini. Karena sepanjang tahun hanya mampu berebahan, otot kaki sang ibu
sering kejang, sakitnya tak tertahankan.

Ada seorang tetangga yang berprofesi sebagai seorang dokter tradisional tua,
setiap hari membantunya memberikan terapi akupunktur terhadap ibu Yuan-yuan,
bahkan mengajarnya menggunakan teknik akupunktur sederhana. Sejak berusia 11
tahun sampai sekarang, Yuanyuan sudah dapat menggunakan teknik akupunktur untuk
meringankan rasa sakit ibunya.

Tiga tahun yang lalu, Yuan-yuan menikah, setahun kemudian, Yuanyuan melahirkan
seorang putri. Namun di mana pun dan kapan pun, Yuanyuan tidak pernah
meninggalkan sang ibu, dia dan suaminya bersama-sama memikul tanggung jawab
mengurus sang ibu.

Meskipun rumah tangganya tidak terbilang kaya, mereka sangatlah puas. Sang ibu
berkata, terkenang masa 21 tahun ini meskipun penuh penderitaan, namun dia
sangat puas, dia merasa diri-nya sama dengan orang tua lain yang juga telah
menikmati kehangatan keluarga.

Bagi Yuanyuan, selama 21 tahun ini, dia merasa dirinya sangat bahagia, karena
dia adalah seorang anak yang masih memiliki seorang ibu.

“Saya rela menjadi tongkat ibu sepanjang
hidupku.……”__________________________________________________________________

Bila anda belum membaca alkitab maka bacalah sekarang karena itulah Firman Tuhan yang Maha Agung


Aksi

Information

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s




%d blogger menyukai ini: