HATI HATI MODUS PEMERASAN MODEL BARU

23 01 2009

MInggu Siang, 11 Januari 2009, sekitar pukul 11.30, saya mengendarai mobil &
sedang berhenti di lampu Merah by pass arah kalimalang

seorang anak peminta-minta (usia sekitar 11-12 tahun) mengesot dipinggir
jalan dengan salah satu kakinya “buntung” (posisi duduk di jalan)

Saya membuka kaca dan memberinya Rp. 500, anak itu kelih ata n tidak puas
dan lalu pergi

saat lampu sudah hijau, saya mulai berjalan dan seketika berhenti karena
merasa melindas sesuatu, seketika saya berhenti

Tiba-tiba ada yang berteriak, “BERHENTI!!! ! ADA ORANG DI BAWAH MOBIL!!!”

sekonyong-konyong, para pengemis lain sudah mengelilingi mobil saya,
menggedor-gedor kaca mobil dari seluruh sisi, mencoba memaksa membuka mobil
sampai handle mobil p ata h

Spontan pengendara motor dan orang di sekitar saya menghampiri mobil saya,
mengangkat dan memiringkan mobil untuk mengeluarkan anak peminta-minta yang
tadi dari bawah mobil saya.. (sementara di dalam mobil saya gemetar dan
memohon Tuhan untuk tolong saya.. saya sangat khawatir, korban akan luka
parah ata u jangan-jangan malah meninggal..)

Puji Tuhan, saat itu ada reserse berbaju preman, mengendarai motor yang
menenangkan masa yang hampir mengeroyok & merusak mobil saya. Ia langsung
memasukkan anak yang “tergilas” tsb dalam mobil saya untuk dibawa ke RS.
Terdekat bersama dengan 1 teman peminta-minta lainnya..

Sampai di RS. Harum, suami saya sudah disana, anak itu diperiksa di UGD,
terny ata anak tersebut tidak buntung, kakinya hanya dilipat dalam celana
panjang. Dokter tidak meminta rontgent karena mamang tidak ada bagian tubuh
yang p ata h.., hanya diberi resep yang kami tebus RP. 5.000. ANAK ITU
SEHAT, hanya sedikit lecet karena mungkin “salah tarik” saat keluar dari
kolong mobil saya.

Di RS. Reserse itu menginformasikan pada kami bahwa ini memang modus
operandi baru. Ia memarahi anak tsb yang mencari uang dengan SKENARIO
PEMERASAN MASUK KE TENGAH KOLONG MOBIL YANG SEDANG BERHENTI DI LAMPU MERAH,
AGAR PARA PREMAN BISA PAKSA PEMILIK MOBIL UNTUK BAYAR GANTI RUGI

Reserse meminta kami hanya memberi uang ongkos pada anak-anak peminta-minta
tsb, jangan lebih dari Rp. 5.000, untuk memberi mereka pelajaran.

Kami berikan anak itu obat dari RS dan uang ongkos Rp. 10.000 dan anak itu
berlalu dengan berjalan tegap dan sehat

Dengan masih dalam kebingungan, deg-deg an dan kegamangan saya pulang ke
rumah… Kami sangat bersyukur, Tuhan memeliha, menjaga dan melindungi
kehidupan kami, tidak sempat dikerjai para preman tersebut.

Semoga rekan-rekan waspada dengan modus ini.

Bila anda belum membaca alkitab maka bacalah sekarang karena itulah Firman Tuhan yang Maha Agung


Aksi

Information

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s




%d blogger menyukai ini: