Air Hidup – HAL MELAYANI JIWA-JIWA

23 01 2009

Air Hidup

Senin, 19 Januari 2009

Baca: 1 Korintus 9:19-23

HAL MELAYANI JIWA-JIWA

“Sungguhpun aku bebas terhadap semua orang, aku menjadikan diriku hamba dari semua orang, supaya aku boleh memenangkan sebanyak mungkin orang.” 1 Korintus 9:19

Berbicara tentang pelayanan penginjilan, sosok Paulus patut dikedepankan dan menjadi panutan bagi kita sebagai orang percaya. Memberitakan Injil adalah tugas dan tanggung jawab setiap orang Kristen karena ini adalah Amanat Agung Allah: “Karena itu pergilah, jadikanlah semua bangsa murid-Ku dan baptislah mereka dalam nama Bapa dan Anak dan Roh Kudus, dan ajarlah mereka melakukan segala sesuatu yang Kuperintahkan kepadamu.” (Matius 28:19-20a). Itulah yang mendasari pelayanan Paulus, bahkan dengan ungkapan “menjadikan diriku hamba dari semua orang” menunjukkan bahwa dalam segala hal ia belajar meneladani Pribadi Kristus.

Tuhan Yesus berkata, “Barangsiapa ingin menjadi besar di antara kamu, hendaklah ia menjadi pelayanmu, dan barangsiapa ingin menjadi terkemuka di antara kamu, hendaklah ia menjadi hambamu; sama sepeti Anak Manusia datang bukan untuk dilayani, melainkan untuk melayani dan untuk memberikan nyawa-Nya menjadi tebusan bagi banyak orang.” (Matius 20:26b-28). Paulus tidak keras dalam hal cara memberitakan Injil, tetapi ia belajar peka terhadap keadaan orang yang hendak dilayaninya serta berusaha menyesuaikan diri agar ia dapat diterima dengan baik dan beroleh kesempatan untuk terus dapat memberitakan Injil.

Paulus membangun hubungan yang baik dengan semua orang sebagai pembuka jalan bagi masuknya Injil. Meskipun demikian, bukan berarti Paulus kompromi dengan cara hidup mereka yang tidak berkenan kepada Tuhan. Penyesuaian diri Paulus hanya terbatas dalam hal-hal yang bukan prinsip atau yang tidak bertentangan dengan Firman. Bukan berarti Paulus tidak punya pendirian, melainkan fleksibel. Pendekatan yang fleksibel adalah strategi untuk memenangkan jiwa bagi Kerajaan Allah. Ia tidak ingin terjebak dalam sikap yang kaku, memaksa atau ekstrem, yang justru dapat menghambat pemberitaan Injil. Maka, marilah minta pimpinan Roh Kudus dan milikilah sikap yang bijaksana dalam melayani jiwa-jiwa, jangan dengan kekuatan sendiri!

“Beritakanlah firman, siap sedialah baik atau tidak baik waktunya, nyatakanlah apa yang salah, tegorlah dan nasihatilah dengan segala kesabaran dan pengajaran.” 2 Timotius 4:2

__._,_.___


Aksi

Information

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s




%d blogger menyukai ini: