Refleksi: The Power of Enthusiasm.

29 11 2008

The Power of Enthusiasm.

Janganlah hendaknya kerajinanmu kendor, biarlah rohmu menyala-nyala dan layanilah Tuhan. (Rm. 12:11)

Oleh: Manati I Zega

Joseph Samuel Gerard, lebih dikenal dengan nama Joe Girard tercatat sebagai wiraniaga terbaik dunia. Namanya terukir dalam buku rekor dunia—Guinness Book of World Recordś. Kurun waktu 1963-1978, ia berhasil menjual 13.001 mobil. Pernah menjual 1425 mobil per tahun. Rata-rata per hari enam mobil dijualnya. Sebuah prestasi spektakuler. Dalam pengalaman menjual mobil, suatu hari Joe kedatangan wartawan yang hendak mewawancarainya—perihal kesuksesan yang digapainya. Tetapi, siapa nyana. Wartawan yang awalnya hanya datang untuk kepentingan jurnalis, akhirnya membeli mobil yang ditawarkan Joe. Joe berhasil meyakinkan wartawan itu, hingga ia mengambil keputusan membeli mobil tersebut. Inilah contoh luar biasa antusiasme seorang Joe Girard. Walau masa lalu dilalui dengan seram dan kelam. Namun, ia berhasil melewatinya dengan antusias. Ayahnya, seorang mafia kelas teri dan penggemar ganja dan alkohol. Namun, anaknya tidak mengikuti jejaknya yang buruk. Joe
bangkit dengan antusiasme yang tinggi. Ia berhasil dengan segala hambatan yang mendera.

Roh antusias kita butuhkan. Paulus memakai istilah lain tentang antusias ini. Paulus pakai istilah roh yang menyala-nyala. Tentang hal ini, Paulus memberi menasihat kepada jemaat di Roma. Seorang yang telah dibarui oleh Roh Kudus selayaknya memiliki roh antusias. Antusias untuk apa? Antusias melayani Tuhan (ay. 11). Antusias untuk mempersembahkan diri bagi Tuhan (ay. 1). Dan, antusias untuk tidak serupa dengan dunia ini (ay.2). Dengan antusias seperti itu, maka karya Tuhan akan dinyatakan. Perkara-perkara besar menjadi bagian dari umat percaya. Inilah antusias positif. Antusias yang membangun. Antusias yang mendatangkan kesukaan bagi Allah.

Di zaman yang sukar ini kita perlu antusias. Dunia tengah memberi alarm betapa kita sedang berada dalam masalah serius. Kesulitan kian mendera. Bahkan Amerika Serikat, negara yang selama ini kita sebut adidaya, akhirnya krisis juga. Amerika mengalami krisis yang besar. Terpaan dahsyat menjungkirbalikkan negara super power tersebut. Karena itu, kita harus antusias dalam menjalani hidup. Dunia boleh krisis asal iman tidak krisis. Ketika iman krisis, pasti seluruh bangunan hidup kita akan runtuh. Ini sangat berbahaya. Kiranya Anda tidak termasuk di dalamnya.

__._,_.___


Aksi

Information

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s




%d blogger menyukai ini: