Air Hidup – Sabtu, 29 November 2008

29 11 2008

Air Hidup

Sabtu, 29 November 2008

Baca: Efesus 6:10-20

PEPERANGAN ROHANI

“Kenakanlah seluruh perlengkapan senjata Allah, supaya kamu dapat bertahan melawan tipu muslihat Iblis;” Efesus 6:11

Rasul Paulus menggambarkan bahwa kehidupan rohani orang Kristen seperti berada di medan peperangan. Selama hidup di dunia ini kita akan terus berperang melawan Iblis. Bukan peperangan yang bersifat jasmani, di mana musuh terlihat dan dapat diukur kekuatannya, melainkan peperangan yang bersifat rohani (spiritual warfare). Jadi musuh kita tidak kelihatan secara kasat mata. “Karena perjuangan kita bukanlah melawan darah dan daging, tetapi melawan pemerintah-pemerint ah, melawan penguasa-penguasa, melawan penghulu-penghulu dunia yang gelap ini, melawan roh-roh jahat di udara.” (Efesus 6:12).

Peperangan inilah yang sangat sulit, karena bisa berlangsung kapan saja dalam waktu 24 jam dan di mana saja. Kita juga tidak tahu secara pasti kapan musuh itu datang dan menyerang kita, yang jelas “…si Iblis, berjalan keliling sama seperti singa yang mengaum-aum dan mencari orang yang dapat ditelannya.” (1 Petrus 5:8b). Kita tidak boleh lengah sedikit pun dan harus ekstra waspada terhadap segala bentuk serangan Iblis, karena lengah berarti membuka peluang untuk kalah.

Secara manusia kita tidak akan mampu menang melawan serangan Iblis, tetapi bersama Tuhan kita akan dapat mengalahkan Iblis beserta pasukannya. Jadi kita harus kuat di dalam Tuhan, yang artinya kita harus bergantung sepenuhnya kepada Tuhan. Ada dua fungsi alat perlengkapan perang itu yaitu perlengkapan untuk bertahan dan perlengkapan untuk menyerang. Perlengkapan untuk bertahan adalah iman, yang berfungsi sebagai perisai, “…dengan perisai itu kamu akan dapat memadamkan semua panah api dari si jahat,” (Efesus 6:16); sedangkan perlengkapan untuk menyerang adalah firman Tuhan, “Sebab firman Allah hidup dan kuat dan lebih tajam dari pada pedang bermata dua manapun; ia menusuk amat dalam sampai memisahkan jiwa dan roh, sendi-sendi dan sumsum;” (Ibrani 4:12a-b). Ketika Tuhan Yesus sedang dicobai oleh Iblis di padang gurun, Dia menggunakan firman Allah sebagai alat untuk mengalahkannya. Oleh sebab itu kita harus selalu berjaga-jaga dan berdoa!

Hanya orang-orang Kristen yang kuat dan tangguh yang mampu meraih kemenangan di medan peperangan itu.


Aksi

Information

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s




%d blogger menyukai ini: