Neraka itu nyata

26 09 2008

Bersiap Bagi kedatangan Tuhan!
5 Hari di Surga dan Neraka
Oleh Bernada Fernandez
Naskah yang sedang anda baca, adalah bagian pertama kesaksian saudari Bernarda
Fernandez, suatu anugerah baginya bahwa Yesus Kristus membawahnya melihat
kehidupan didunia berikut.
INILAH KESAKSIAN KUNJUNGAN PERTAMA
Karena sakit saya pagi itu, suamiku menolak meninggalkan saya sendirian
dan pergi bekerja. Saya berkata saya tidak sendirian. Setelah kepergiannya,
saya merasa sekarat. Sehingga kuputuskan menelepon teman, dan ibu mertua saya.
ibu mertua menjawab: “Bernarda, Allah akan memberkatimu dihari ini, jangan
takut”. Jawaban yang sama diberikan oleh seorang saudara dalam Kristus yang
kutelepon, tetapi ia menambahkan: “Bernarda bangun dari tempat tidurmu dan
pujilah Tuhan, menangislah kepadaNya dan muliakanlah DIA”.
Sehingga, dalam kelemahan kekuatan aku menangis pada Tuhan dan berkata:
“Tuhan Engkaulah kekuatanku, datang dan tolonglah saya”. saya mencoba
berdiri, tetapi kekuatan-ku telah pergi . Suara-ku tidak terdengar lagi namun
jiwa-ku menangis kepada Tuhan untuk menolong-ku yang sekarat. Tiba-tiba kamar
diliputi oleh cahaya seperti nyala api. Segera rasa takutku hilang dan aku
melihat malaikat turun dan masuk dikamar-ku. sangat jelas mereka berbicara
seorang kepada yang lain, dan tiba-tiba suatu bentuk yang luar biasa muncul,
sangat luar biasa daripada malaikat. Dia berpakaian putih dengan stola emas. Di
dadaNya tertulis: “SETIA DAN BENAR”. Di wajahNya terpancar Kasih dan
kelemah-lembutan. Yesus yang adalah Kristus hadapanku, Raja segala raja dan
Tuhan segala tuhan. Diberkatilah NamaNya !
Yesus menghampiri, menjamah kepalaku dan berkata: “Aku Yesus yang
mati bagimu. Lihatlah bekas luka ditanganKu, masih ada bagimu. Aku turun dari
Tahta KemuliaanKu untuk berbicara padamu; kehidupanmu perlu diperbaiki. Kau
pemalas dan cepat marah. lagi, Aku tidak suka 25% kekristenan atau 95%, tetapi
100%. Jika mau kesurga, kau harus kudus karena Aku sendiri adalah Kudus; Aku
datang membawahmu untuk suatu perjalanan”.
Saya bertanya: “Tuhan apakah suatu misi perjalanan?” Dia
menjawab “Tidak”. Kemudian Ia memegang tanganku dan mengangkatku, dan
berkata kepadaku dengan mesrah dan penuh Kasih. Dia membawaku sejauh jendelaku,
Dia memandang kota New-York dan saya melihat kesedihan diwajahNya. Dia menangis
dan berkata: “Firman-Ku sangat baik dikhotbakan, tetapi orang-orang tidak
mendengarkan. Dosa kota ini telah sampai kepada Bapa-Ku”.
Kota ini penuh homoseksual; diantaranya orang-orang politik. Tuhan
berkata: “Ini-lah suatu sodom, tetapi Aku hidup dan pengadilan Bapa-Ku akan
jatuh pada kota ini”.Saya berlutut dan menangis tetapi Ia
berkata:”Jangan takut. Saat pengadilan itu dijatuhkan pada kota ini,
Gereja-Ku tidak berada di Dunia lagi.”. Ia membawahku ke tempat tidur
memintaku menelepon seorang saudara dari Jemaatku.Dia memberikan nama saudara
itu. Dan memintaku mengatakan padanya bahwa Rohku akan keluar dari tubuhku,dan
jangan mereka membawah tubuhku kerumah sakit atau ke pemakaman. sebaliknya,
beritahukan suamiku agar percaya kepada Dia yang adalah kebangkitan dan Hidup
(Yohanes 11: 25).Ia katakan: “Aku-lah yang memberikan Hidup, Aku membawah
Rohmu tetapi engkau akan kembali dan beritakan pada semua orang agar percaya
sepenuhnya kepada-Ku. bagi yang percaya kepada-Ku tidak akan pernah mati”
(Yohanes 11:26). Tuhan mengulurkan tanganNya dan suatu tubuh yang lain keluar
dari
diriku. pakaianku putih dan bercahaya seperti Tuhan, Dia katakan: “Lihat!
Ini-lah tubuh yang segera dimiliki oleh orang Kristen yang taat pada
Firman-Ku”.
Saya sadar bahwa saya dapat menembus dinding. Tuhan memegang tangan saya
dan berkata: “Lihat”! Saya berpaling dan melihat tubuh saya yang tanpa
Roh. Dia menjelaskan bahwa tubuh jasmaniku tidak berarti, namun hanyalah debu
tanah, dan saat mati akan kembali menjadi debu tanah, sebagaimana tubuh jasmani
lainnya. Dia menambahkan bahwa tubuh yang baru adalah sangat mulia yaitu Roh
yang di-berikan pada manusia. Saya mengira Ia akan membawah saya langsung ke
Surga, namun itu bukan permasalahannya. Kami turun melalui suatu terowongan
dibawah bumi, saat masuk tempat tersebut Saya tak dapat menahan bau busuk. Saya
katakan: “Tuhan saya tidak mau pergi ketempat itu”. tetapi kami tetap
saja masuk; Sewaktu mendekati ujung terowongan, kami duduk diatas batu dan Tuhan
berkata: “Lihatlah”! Saya mendengar suara penderitaan,tangisan dan
teriakan. Di neraka, waktunya dihabiskan dengan menangis,tidak seorang pun
peduli kepada mereka.
Saudara/i terkasih, Saya menyadari NERAKA ITU NYATA. Saya menangis,
dan menatap wajah Tuhan, Dia berkata: “Peganglah apa yang engkau lihat, dan
janganlah melupakannya”.
Saya melihat ke Neraka, banyak orang-orang berteriak “aduh! aduh!
selamanya! selamanya! kesakitan dan penderitaan selamanya-lamanya.”
Saya berpaling dan bertanya pada Tuhan: “apakah keluarga saya ada
dineraka?” Dia menjawab “Aku tidak mengijinkan engkau melihat anggota
keluargamu”. Saya memintaNya lagi: “Tuhan apakah orang ku kenal ada
disini?” “ya”, Kata-Nya Aku akan mengijinkan engkau melihatnya.
Tiba-tiba ada seseorang keluar dari dalam neraka: itu Alexander.
Aku kenal di kebangunan Rohani yang kuhadiri bersama suamiku di Republik
Dominika. Saat itu, aku mendengar suara, “Berdiri, pergi dan temukan
Alexander yang lewat. Katakan padanya jangan menolak berita ini, sebab Aku
beri kesempatan terakhir padanya”. ini suara Tuhan walau tidak melihatNya.
Aku katakan pada Alexander apa yang Tuhan sampaikan. dia membalas:”Kamu
orang Kristen bodoh.Kamu menyesatkan orang dengan mengatakan Yesus datang
segera, Saya, Alexander, tidak percaya kenyataan itu”. Saya katakan:
“Alexander, Allah memberi hidup dan mengambilnya kapan saja Ia mau;
Alexander, kau akan mati segera. Dia menjawab: “Saya terlalu muda untuk
mati,masih banyak tahun kesenangan saya didunia ini.”
Kesempatan itu benar dan baik bagi Alexander. Pembaca terkasih, Apakah
yang engkau ketahui tentang dirimu sendiri ?
Tiga minggu kemudian, Alexander meninggal dalam keadaan mabuk. Tujuan
hidupnya adalah tempat yang penuh penderitaan (neraka). Alkitab mengatakan
dengan jelas pemabuk tidak mendapat bagian dalam kerajaan Allah (Galatia 5: 21).
Ketika melihat orang di neraka, Saya dapat melihat Alexander diserang
oleh dua cacing besar. Dia berteriak “Aduh! Aduh! Aduh!” dia
menderita.. dia mengenalku dan berkata: “saya menolak kesempatan terakhir.
Saya berada disini sekarang, menderita. Tolonglah saya, saat engkau kembali
kedunia, pergilah kerumahku dan beritahukan keluargaku agar percaya pada Yesus
dan taat pada FirmanNya, supaya mereka tidak datang di tempat yang penuh
sengsara ini.”
Kemudian Tuhan menunjukan ribuan orang yang menderita di neraka, dan
berkata:”Kau lihat, beberapa orang ini mengenal-Ku saat di dunia. Masih
banyak orang di dunia yang berada dipinggir jalan tidak tahu kemana tujuannya.
Ketahuilah jalan ke surga sangat sempit, dan akan dipersempit lagi. Akan ada
kesulitan di bumi, agar kamu dimurnikan seperti emas, Namun jangan takut karena
Aku mendahuluimu seperti seorang Prajurit Gagah perkasa”.
Saya bertanya: “ADAKAH ORANG KRISTEN DI NERAKA?”, Ia menjawab:
“Ya, kau tahu mengapa? Mereka percaya pada-Ku namun tidak berjalan menurut
Firman-Ku. sangat banyak, umat Kristen hanya berlaku benar dalam bait-Ku,didepan
pendeta dan keluarga mereka. Namun mereka penipu besar bagi dirinya. Mata
Bapa-Ku melihat segala sesuatu dan mengerti setiap perkataan, dimanapun
engkau. Katakan pada umat-Ku bahwa inilah waktu hidup suci dan kudus dihadapan
Bapa-Ku, dihadapan iblis dan dihadpan dunia. Biarlah iblis tidak berkuasa
mempersalahkan umat-Ku; dan biarlah dunia tidak menunjuk pada umat-Ku. Inilah
saat dasyat untuk melihat kekudusan dan kesucian “(1 Petrus 1: 14-16)
Kemudian kami pergi kesuatu tempat seperti lautan api. Saat kami
mendekatinya, saya mencium bau busuk yang sangat dan Tuhan berkata: “Apa
yang kau lihat adalah danau perapian, yang sudah tersedia bagi iblis, nabi
palsu, dan anti Kristus. Aku tidak menyiapkan tempat ini bagi manusia, tetapi
mereka yang tidak percaya kepada-Ku sebagai Juruselamatnya dan tidak hidup
menurut Firman-Ku akan berada disana (Wahyu 20:14)”
Pada saat itu saya melihat Tuhan menangis dan berkata: “Ada banyak
sekali mereka yang hilang daripada mereka yang masuk ke Surga”. Kemudian
Tuhan menunjukan bilangan orang yang mati seketika dan berkata: “Lihat!
Berapa banyak yang hilang! Gereja-Ku tertidur mereka mengaku menerima Kuasa-Ku;
mempunyai Firman-Ku dan Roh Kudus, Tetapi mereka tertidur. Di dunia ada yang
berkhotbah bahwa tidak ada Neraka. Pergi dan katakan bahwa tempat ini
nyata”.
Saya berada jauh dari api, namun dapat merasakan panas. Kami tinggalkan
itu dan terus ke Surga. kami masuk Surga kedua. Di Surga ini Tuhan menunjukan
matahari dan bintang dan berkata: “Lihat bintang-bintang ini, Aku menyebut
mereka menurut namanya. Apakah kau melihat matahari, Karena Kuasa-Ku-lah ia
dapat bersinar bagi orang benar dan orang jahat. Namun akan datang harinya bahwa
matahari tidak bersinar lagi, segalanya menjadi gelap”.
Kami berlanjut dan berada ditempat dimana Allah ada . Disana,
rumah-rumah sangat indah. Tembok rumah-rumah itu sangat tinggi, dari emas tulen
dan batu pualam. Ada dua belas gerbang mutiara, dengan dua belas malaikat di
setiap gerbang. Saya mengira tidak dapat masuk, namun Tuhan melihat saya dan
berkata: “engkau mau masuk?” “O, ya Tuhan! Saya sungguh
mau.” “kalau demikian masuklah, sebab Aku sendiri-lah pintu
itu” (Yohanes 10:9).
Saya melewati gerbang dan melihat taman penuh bunga-bunga indah. “mau ke
taman? Jika begitu pergilah sebab Aku menyiapkannya bagimu dan umat-Ku “.
disaat masuk, Saya memetik bunga dan mengatur seperti hiasan. Saya berlari
ditaman seperti seorang anak kecil. Banyak warna bunga saya petik dan sangat
harum. Lalu, Tuhan memanggil seseorang. Seorang malaikat, yang Kuat dan Gagah
tak bisa dilukiskan. Tuhan berkata: “Kau lihat yang ini, dia-lah pemimpin
malaikat Michael, dia-lah pemimpin laskar-Ku. Lihat-lah!” aku melihat
laskar yang kuat menunggang kuda-kuda dan Tuhan berkata: “mereka bukan
laskar manusiawi, namun kepunyaan Bapa-Ku. Laskar ini bersiap–siap bagi orang
yang SUNGGUH-SUNGGUH dilahirkan kembali ; jangan takut, sebab mereka lebih kuat
daripada yang dibumi”.
Kemudian Ia menunjukan malaikat lain.” yang ini malaikat pemberita
bagi umat-Ku yang taat Firman-Ku”. Saya bahagia mendengarnya. Yesus
katakan: “Dengarlah baik-baik! Aku-lah Allah Abraham, Aku tidak berubah.
Aku akan menunjukan padamu keadaan umat-Ku pada hari-hari yang tersisa bagi
mereka”. Ia katakan:”Berhati-hatilah pada apa yang hendak Ku-tunjukan
padamu”. Saya melihat orang Kristen yang lemah dan capai. Tuhan bertanya:
“Percayaka kau bahwa Aku dapat membawah Gereja-Ku kapan saja?” Ia
katakan, “Umat-Ku yang Ku-jemput akan penuh kemuliaan, penuh puji-pujian,
tak bernoda, dan bercela. Ada penipuan diantara umat-Ku, kehilangan Kasih,
umat-Ku tercerai-berai. Telah Ku-tunjukan keadaan umat-Ku pada Zaman akhir;
Sekarang Aku menunjukan padamu bagaimana Gereja mula-mula. saudara/I ini
dipenuhi dengan Kemuliaan Allah. Mereka tidak henti-hentinya berpuasa dan
berdoa; Firman-ku disampaikan tanpa rasa takut. Sekarang umat-Ku mengira Aku
berubah, Mereka
juga mengira bahwa Roh-Kudus berubah. Kesalahan terbesar umat-Ku saat ini
bahwa mereka hidup dalam rutinitas kehidupan mereka, direncanakan oleh manusia.
Bagaimanapun mereka telah melupakan berita dari Roh-Kudus dan dari Atas.
Beritahukanlah Hamba-hamba-Ku, Pendeta-pendeta, waktunya telah tiba
belakangi-lah segala rutinitas dan segala program-program mu. Jika mereka
melakukannya, mereka akan melihat Kuasa Allah ditengah-tengah mereka, Roh-Kudus
yang diturunkan pada Gereja mula-mula. Akan mengadakan tanda-tanda,
keajaiban-keajaiban dan mujizat-mujizat dasyat, bahkan yang mati-pun
dibangkitkan. Roh-Kudus tetap sama, kamu-lah yang berubah”.
Orang-orang Kristen, inilah saatnya untuk kembali pada Gereja mula-mula.

Saya tinggalkan taman dan pergi kejalan yang terbuat dari emas,Tuhan
katakan: “Jamahlah! Benar ini emas tulen. Pergi dan beritakan-lah pada
anak-anak-Ku SEGERA, mereka akan berjalan di jalan yang dibuat oleh-Nya yang
memberi hidup ini (Wahyu 21:10-15)”
Oh! indahnya berjalan di jalan emas! kemudian saya melihat suatu Tahta
yang dikelilingi malaikat-malaikat, Pemimpin malaikat dan Serafim. Terus menerus
Mereka memuji Allah, yang pada Tahta, berkata: “Kudus, Kudus, Kudus-lah
Tuhan Allah Maha Kuasa; Surga dan Bumi penuh kemuliaan-Nya. Amin!” Telah
tiba saatnya angkat-lah tanganmu yang kudus dan puji-lah Aku”. Pada saat
yang sama aku melihat mata air kehidupan yang mengalir dari Tahta. Dan ada pohon
kehidupan disisi lain aku melihat pelangi dan mata air bening. lalu, saya
bertanya pada Tuhan: “Siapakah yang di-Tahta?” Dia menjawab:
“Bapa-Ku, Tuhan yang tak terlihat”. Saya berkata: “Dapatkah saya
melihat Bapa”, Jawab Tuhan “Belum,belum saatnya “,.
Walaupun tidak melihat Bapa, Namun Yang diatas Tahta Maha Besar dan
Berkuasa. Ada guntur dan kilat memancar keluar dari Tahta dan aku mendengar
puji-pujian. Yesus berkata: ” Dengarkah engkau akan puji-pujian? Itu
terdengar dari mereka yang telah diselamatkan”. Saya melihat tujuh
malaikat, masing-masing memegang Cawan; dan tujuh (malaikat) lainnya,
masing-masing memegang sangkakala. “Tuhan, Siapakah malaikat-malaikat
ini?” Tuhan menjawab: “Tujuh cawan yang dipegang oleh
malaikat-malaikat berisi murka Allah, Akan tertuang pada saat sangkakala
dibunyikan, Gereja-Ku ( Orang Kristen yang hidup menurut kehendak Bapa-Ku) akan
terangkat. Mereka tidak lama didunia lagi pada masa kesusahan yang besar.
Sebelum muncul anti Kristus itu, yang penuh dosa, Gereja-Ku akan mendengar
sangkakala terakhir berbunyi, dan mereka akan bertemu Aku di udara (1 Tesalonika
4:16).
Saya berada disana, Sahabatku, dihadapan Tahta Maha Besar, dan tak tahu
Jam pada saat itu. Lalu Yesus menunjukan Gereja-Nya (Umat percaya yang benar)
terangkat! pada penglihatan ini Saya melihat, ribuan orang menghilang. Kejadian
ini diseluruh dunia, TV dan radio memberitakannya. Koran-koran (berwarna merah
pada pokok berita), juga menulis berita itu. Tuhan berkata: “Berita-berita
ini segera terjadi “. Jika pengadilan Bapa-Ku belum dijatuhkan pada dunia,
itu disebabkan oleh orang-orang Kristen,yang setia dan yang sungguh mengasihi-Ku

Lalu, kulihat muncul seorang pendosa. ia berkata pada semua yang dibumi:
“aku membawah damai dan selamat” Segera dilupakan apa yang baru saja
terjadi. Yesus berkata: ” Awas perhatikanlah!”. Aku lihat tujuh
malaikat memegang tujuh cawan. Sahabatku, Yang terjadi sulit digambarkan.Kulihat
malaikat menuang tujuh cawan berisi murka Allah ke bumi.Sangkakala dibunyikan.
Allah menuang pengadilan-Nya pada seisi bumi, hilang seluruh negara. Tuhan
berkata: “Lihat! Orang-orang ini adalah bagian Gereja-Ku diantaranya
pendeta-pendeta”. Tidak paham, aku bertanya: “Bagaimana mungkin banyak
umat-Mu tertinggal pada masa itu? Bagaimana mungkin diantaranya pendeta-pendeta,
mereka yang menyampaikan Firman-Mu?” Yesus menjawab: “Ya, mereka
berkhotbah Firman-Ku, namun tidak hidup menurut Firman-Ku.” Lalu Tuhan
ijinkan aku melihat ribuan pendeta, dan berkata: “Merekalah
pendeta-pendeta yang tidak memberitakan Firman-Ku seperti yang tertulis. Mereka
pikir Firman-Ku tidak
beradaptasi dengan era dunia mereka. Mereka banyak menjaga keberadaan orang
yang memberikan banyak persembahan dan perpuluhan, sebab mereka lebih tertarik
pada materi. Pergi dan beritahukan pada hamba-hamba-Ku bahwa Aku-lah yang
memanggil mereka, emas dan perak kepunyaan-Ku, Aku memberikannya sesuai
kebesaran-ku dan Kemuliaan-Ku. Katakanlah bahwa Firman-Ku harus disampaikan
seperti yang tertulis. Ada banyak, mereka yang memberitakan maksud lain mengenai
Firman-Ku. Firman-Ku adalah Firman-Ku, dan tidak seorangpun merubah-Nya. Harus
diberitakan seperti yang tertulis. Banyak diantara Umat-Ku yang menghalangi
kebenaran Firman-Ku menurut keuntungan mereka “.
Setelah itu, kami masuk di pelataran Yerusalem baru dan Tuhan berkata:
“Apa yang engkau lihat adalah Firdaus! Di Firdaus saya melihat Rasul-Rasul
dan saya bertanya, Tuhan dimana Abraham? aku berharap melihat seorang tua, namun
tiba-tiba Saya melihat seorang muda sekitar 25 tahun berjalan kearahku dan Tuhan
berkata, inilah Abraham, Bapa segala orang berIman.
Tuhan memanggil seorang wanita yang tak terkatakan kecantikannya,
seperti yang lain disana, Tuhan berkata: “Inilah Maria! Pergi dan
beritakanlah bahwa Maria bukan Ratu Surga. Raja Surga adalah Aku, Raja diatas
segala raja, dan Tuhan diatas segala tuhan; yang berkata: “AKU-LAH JALAN
DAN KEBENARAN DAN HIDUP. (Yohanes 14:6-7). Pergi dan beritakanlah PADA YANG
TELAH DIBUTAKAN bahwa tidak ada purgatory, jika ada, Aku pasti menunjukannya.
sebaliknya, ada neraka, lautan api, Yerusalem yang indah, dan Firdaus yang telah
Ku-perlihatkan. Tetapi beritahukanlah bahwa tidak ada purgatory; katakan pada
mereka bahwa ITU ADALAH TIPUAN SETAN, TIDAK ADA PURGATORY”.
Kemudian Tuhan membimbing aku ke ruangan penuh Mahkota. “Inilah
Mahkota Kehidupan”. Tuhan bertanya: “Apakah yang kau lihat?” Aku
melihat Gereja ku, orang-orang percaya di sekitar lingkunganku, bernyanyi dan
memuji, lalu aku bertanya: “Mengapa nama orang-orang percaya ditempatku
tidak tertulis pada buku ini?” Ia berkata: “Karena perbuatan salah
mereka di bumi”. Setelah semuanya ini Tuhan mengijinkanku kembali ke dunia.

SEKARANG, KESAKSIAN KEDUA PERJALANAN KU
Suatu hari kami ada di perkumpulan Doa, kami sebanyak dua puluh orang.
Sebagaimana biasanya, kami memulai dengan puji-pujian dan penyembahan pada
Tuhan.
Tiba-tiba kami merasakan hadirat Tuhan. Sangat kuat seperti kami berada
pada hari pentakosta. Saya teringat ibu mertuaku, yang telah lanjut usia ia
terlibat banyak dalam pekerjaan Tuhan, ia datang kepadaku dan berkata:
“Bernarda, jaga agar jangan terlalu ribut selama puji-pujian sebab kami
terdengar seperti ribut”. Dia benar, puji-pujian seperti bunyi sebuah air
terjun. Sewaktu saya hendak menyampaikan pada saudara/i seiman untuk menurunkan
suara, Saya mendengar suara Tuhan berkata: “Jangan katakan apapun! Di
dunia, ketika orang-orang berbuat keributan,tak ada yang perduli, Mengapa harus
engkau hentikan puji-pujian?” Lalu kami tetap lanjutkan pujian dan
penyembahan, Saya rasakan akan terjadi sesuatu. Tiba-tiba saya teringat yang
dikatakan Tuhan padaku dalam kunjungan awal: “Aku akan kembali
padamu”.
Tiba-tiba Saya melihat cahaya masuk kerumahku. Saudara/I kupun
melihatnya, dan mereka berlutut dihadapan Dia yang Setia dan Adil. Saya tak tahu
harus bagaimana, hanya berdiri terpaku. Cahaya itu menjadi semakin terang, dan
mulai membentuk suatu tubuh. Dihadapanku Tuhan Yesus Kristus yang terlihat Agung
dan penuh Cinta. Di bumi, tidak pernah kulihat wajah ini pada seorang lelaki.
Dia mendekati setiap saudara/i. saya mau sampaikan pada saudara/i itu bahwa
Tuhan datang pada saya dan mulai berbicara dalam bahasa Roh. (1 Korintus
14:39-40)
Tuhan mendekatiku. Hanya menatap, dan Rohku keluar meninggalkan tubuhku.
Aku diudara lalu kulihat apa yang terjadi di rumahku. Dua orang datang kerumah,
ada dua orang Polisi, saat suamiku membuka pintu. Mereka berkata: “Kami
dengar ada seorang wanita yang mati disini;sebab itulah kami datang”.
Suamiku katakan tidak,disini kami bertemu untuk Memuji dan Menyembah Tuhan.
Polisi tidak percaya, namun tak dapat masuk.katanya:”baiklah, lanjutkanlah
tapi jangan terlalu ribut”. Saya berada diudara bersama Tuhan saat melihat
semua ini.
Yesus pegang tanganku lalu kami menuju Republik Dominika. Saat kami
mendekati kota itu, Tuhan katakan: “Ada dua dosa terbesar kota ini yang
dilakukan dihadapan Bapa-Ku, dukun dan percabulan”. Saya melihat
orang-orang di kota itu berlari ke dewa-dewa dan kuasa gelap…
Lalu Tuhan membawahku ke Venezuela dan Mexico. Di Venezuela, aku diudara
bersama Yesus, namun aku lihat orang-orang berlari ke kuasa gelap, dewa-dewa,
dan dukun-dukun. Di meksiko ada orang berkumpul menyembah iblis-iblis. Tuhan
berkata: “Kebobrokan dosa ini telah sampai pada Bapa-Ku. Tanda awal yang
Ku-beri adalah peringatan,akan ada gempa bumi di Mexico jika semua yang hidup di
permukaan kota ini tidak bertobat dan berbalik pada-Ku”. Saat kembali
kebumi, aku ke Meksiko dan menyampaikannya. Mereka tak mau mendengar dan
baru-baru ini terjadi gempa bumi dasyat di Meksiko.
Kami masih diudara, Tuhan mengatakan bahwa tangan Bapa-Nya telah terulur
pada seisi muka bumi. aku melihat gelombang-gelombang besar, seperti monster.
aku juga melihat angin tofan dibumi. aku bertanya: “Tuhan apa yang terjadi
pada orang Kristen sewaktu semua ini terjadi?” Dia menjawab: “Pergi
dan beritakan, bagi mereka yang setia pada-Ku, tidak sehelai rambutnya pun
terjamah”. Setelah itu Tuhan membawahku ke tempat lain, saya melihat
tempat-tempat dibumi terbagi. Tuhan berkata: “Banyak Negara-negara akan
dihapus”. kemudian kami pergi ketempat dimana air-air bergerak. Kami
melalui air-air ini dan masuk ke suatu terowongan dan mendapati pusat bumi ini.
Saya melihat pintu-pintu besar. Pintu-pintu ini tidak sama seperti yang kulihat
pada kunjungan pertama. Pada pintu-pintu ini ada rantai-rantai besar. Tuhan
berjalan kearah pintu, setelah memindahkan rantai, Dia menyilahkanku masuk
terowongan.
Saudara/I kekasih, aku melihat ribuan orang, dengan kepala tertunduk,
baju tersobek. terbelenggu, dengan rantai-rantai yang berdentang menulikan
pendengaran. Aku katakan: “Tuhan, apa maksud ini?” Dia menjawab:
“Semua orang laki-laki dan perempuan-perempuan ini sedang dalam
perjalanannya ke neraka”. Diantaranya, aku melihat kakak suamiku , Adolfo.
Dia orang yang sulit, pernah menikah dan bercerai kapan saja ia mau, ia pernah
mengutuk Allah. Lalu aku mohon Tuhan biarkanlah aku kembali ke bumi dan
peringatkan Adolfo bahwa ia sedang menuju neraka, namun Tuhan tidak
menjawab.Adolfo dan isterinya berjalan kearah terowongan. Mereka berada diujung
jurang Neraka. Aku memohon lagi Tuhan biarkanlah saya kembali ke bumi dan
mengatakan pada orang apa yang telahku lihat.Tuhan mengangkat tangan-Nya dan
berkata: “Pergi dan beritakanlah bahwa waktunya hampir habis”. Ia juga
berkata: “Ribu-ribuan orang akan pergi ke neraka, waktu Adolfo telah habis,
dia akan mati”.

Ketika saya kembali ke bumi, ipar saya, Adolfo tidak mau merubah
hidupnya. Suatu hari, dia cepat pulang dan memberitahu isterinya: “Saya tak
bisa bekerja lebih lama, sesuatu mengatakan bahwa saya akan mati”.
Isterinya menjawab: ” karena kau mabuk seperti biasanya sebab itu kau
katakan hal ini “. lalu keduanya tidur. Beberapa menit kemudian, isterinya
melihat penglihatan. dia melihat suaminya dan dia berada dalam terowongan,
berpaikan rombeng, dan menuju neraka. dia mendengar Tuhan berkata: “Waktu
untuk kalian berdua telah habis”.
Sewaktu saya diudara Tuhan mengatakan: “Tahukah engkau mengapa Aku
membawamu kesini untuk kedua kalinya? Untuk menunjukan bahwa pada kunjungan
pertama, bilangan yang terhilang berkurang dari pada kali ini”.
Tiba-tiba, Yesus dan aku meninggalkan tempat tersebut dan menuju surga
pertama, dan kemudian surga kedua. Saat mencapai surga ketiga, Saya melihat
malaikat bergerak dari satu sisi kesisi lain;kemudian saya bertanya:
“Mengapa malaikat-malaikat ini bergerak?” Yesus menjawab: “Benar
bahwa malaikat sedang bergerak, tetapi Aku akan menunjukan padamu bagaimana
bumipun sedang bergerak. Berhati-hatilah sebab banyak iblis telah berada dibumi.
iblis-iblis sedang menganggu orang Kristen karena waktunya tinggal
sedikit”.
Tuhan ijinkan aku melihat iblis-iblis yang marah, Tuhan berkata:
“iblis-iblis yang kau lihat adalah iblis percabulan. Mereka akan menyerang
ribuan hamba-hamba-Ku dan banyak yang akan jatuh dalam dosa itu. Kau tahu
mengapa iblis sukses menjatuhkan hamba-hamba-Ku? sebab hamba-hamba-Ku tidak
memberikan seluruh kemuliaan bagi-Ku. Mereka mencuri Kemuliaan-ku dan menjadi
bangga. lagi, isteri-isterinya hidup dalam kehidupan Rohani yang tak teratur.
Rumah tangganya tidak dibangun dengan Hikmat.” (1 Timotius 2:11-14)
Aku melihat ribuan malaikat tak terhitung, banyak diantaranya siap
bertempur. Yesus berkata: “Sekarang Aku sedang mengirim malaikat-Ku kedunia
agar melindungi umat-Ku. Pada hari-hari terakhir ini, Aku akan melipat gandakan
perlindungan. Setanpun akan menggandakan penyerangannya, namun seharusnya engkau
jangan lupakan bahwa Allahmu Besar dan Berkuasa.Jika engkau berpaut pada-Nya
maka tidak akan terjadi apapun padamu”.
Lalu Tuhan membawaku ketempat lain. Disana, Aku lihat meja yang sangat
besar dan kursi-kursi. Di setiap kursi, tertulis nama, dan jubah linen terbagus
ditempatkan. Diatas meja tiap-tiap kursi, aku melihat mahkota-mahkota. Dan aku
lihat ada kursi Terbesar dari yang lain. Dihadapan Kursi Maha besar ada Cawan
emas terbesar. Yesus memintaku melihat ke dalam cawan itu.. Cawan ini berisi
anggur, yang siap dituang. Yesus berkata: “Kau tahu mengapa anggur ini siap
dituang? Pergi dan beritakanlah bahwa Aku berada dipintu, Aku datang
segera”.
Tuhan memberiku jubah dan sebuah Mahkota. kupakai jubah itu dan mahkota,
dan Tuhan membawahku ketempat lain kulihat seperti dicermin. Ia Katakan:
“Tak ada noda dan bekas pada jubahmu, bukan? Tidak seorangpun melalui
pintu atau duduk pada meja ini, jika ia sudah dipakaikan jubah ini. Beberapa
orang dibumi telah mengotorkan jubahnya. Yang lain telah lesut, yang lain
menaruhnya kesamping, dan telah melupakannya. Beritakanlah pada umat-Ku kini
waktunya untuk mencuci jubahnya, menyeterika dan membawahnya kembali. Orang
Kristen harus meminta Roh Kudus menolong menjaga jubahnya dalam keadaan baik,
karena Raja akan segera merayakan perjamuan perkawinan dalam Kerajaan
Bapa-Nya”.
Saya berasal dari keluarga yang bercerai dan hidup bersama ayahku..
Ibuku sangat fanatik. Sebaliknya, bapaku tidak percaya apapun. Saya mempunyai
seorang saudari kandung tinggal di asrama katolik, tetapi saya percaya Yesus
akan membawahnya keluar dan memberitakan Injil bersamaku. Saya banyak berdoa
untuknya. Saat berdoa bagi hidup ibuku dalam mistik agama itu, selama kunjungan
pertama, Saya memohon pada Tuhan: “Tuhan ibu saya tersesat, namun saya
telah beritakan injil-Mu padanya tetapi ia tidak mau mendengar. Malah dia
bertahan pada agama itu”. Tuhan menjawab: “Aku akan menyelamatkan
ibumu, tetapi Aku akan membawah Dia pulang segera jika tidak dia akan jatuh
kedalam dosa lagi dan ke neraka. Untuk alasan ini, segera setelah diubah, dia
akan mati dan datang kesini, di Firdaus”.
Sewaktu saya kembali kebumi, Saya berdoa, menangis, berharap,
mengingatkan Tuhan akan apa yang dijanjikan-Nya pada saya, namun saya melihat
ibuku malah jatuh dalam percabulan keagamaannya. Suatu hari Allah memakai anak
ku mengubah ibuku. Tiga hari setelah itu, dia meninggal; puji Tuhan!
Sewaktu kunjungan kedua saya di Surga Tuhan berkata: “Lihat, apa
yang keluar dari mulut-Ku, tangan-Ku menggenapinya”. Saya melihat ibuku di
Surga; berada diantara wanita-wanita lain. Lalu Tuhan membawa-Ku pada suatu
tempat di Surga. Disana saya melihat banyak anak-anak berpakaian putih memuji
dan memuliakan Tuhan. Yesus berkata: “inilah anak-anak yang telah di
Diaborsi oleh orang tua dan dokter-dokter kriminal. Bayi-bayi yang dibunuh sejak
dikandung, dan ditemukan di tempat sampah dan sungai, ada disini di Surga.”
Saudara/I terkasih, sebaliknya apakah yang kau pikir, bahwa Tuhan
memelihara manusia itu sejak dalam kandungan, mulai dari hari pertama kehamilan.

Yesus katakan: “Bernarda, bekerjalah sebab Aku-lah Kekuatan-Mu.
Pesan ini harus disampaikan keseluruh dunia. Pesan ini untuk semua orang
Kristen, pendeta-pendeta, dan segala yang hidup dipermukaan bumi, termasuk
kau.Biarlah ia yang Kudus tetaplah Kudus.”
Pada saat itu Gerbang surgawi terbuka. Ada tangga indah yang bergerak.
Yesus memanggil ribuan malaikat datang, dan kemudian Tuhan menemaniku pulang
kerumahku.
Saat tiba dirumah, suamiku dan saudara/I kristen lain menunggu Rohku
kembali. Aku lihat pada tubuh jasmaniku, Tuhan berkata bahwa saya tak akan lama
tinggal dalam tubuh itu. Tuhan berkata: “Engkau tak dapat kembali keSurga
bersama-Ku karena saatmu belum tiba. Pertama kau harus memberitakan umat-Ku apa
yang telah kau lihat agar merekapun bersiap”. Dengan suara dasyat, Dia
berkata: “Masuk dan terimalah kehidupan, Aku-lah Kebangkitan dan Hidup, dia
yang percaya kepada-Ku, walaupun mati, akan hidup (Yohanes 11:25-26).


Aksi

Information

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s




%d blogger menyukai ini: